
Posyandu Balita Mangga desa Tumpangkrasak Jati Kudus sukses menjadi tuan rumah bagi kegiatan Penanggulangan Masalah Gizi Terintegrasi (PMT) yang diselenggarakan mulai tanggal 8 hingga 16 November 2023. Kegiatan ini ditujukan untuk menyasar sebanyak 78 balita yang mengalami kekurangan gizi dan 37 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Sasaran tersebut tersebar di 6 desa di bawah naungan Puskesmas Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Keenam desa yang menjadi fokus program ini meliputi Tumpangkrasak, Megawon, Ngembal, Jepang, Loram, dan Getas Pejaten. Setiap desa memperoleh alokasi PMT dengan variasi jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satunya, satu desa mendapatkan 13 PMT untuk balita dan 6 PMT untuk ibu hamil, dengan hanya satu desa yang memiliki 7 program untuk ibu hamil. Kegiatan ini akan berlangsung selama 54 hari untuk memberikan dampak yang berkelanjutan.
Pelaksanaan PMT Swakelola ini merupakan upaya serius dalam mengatasi masalah gizi yang masih menjadi perhatian di beberapa wilayah. Dengan menghadirkan program yang spesifik dan terukur, diharapkan dapat memberikan solusi konkret bagi balita yang mengalami kekurangan gizi serta ibu hamil dengan kondisi KEK. Langkah-langkah preventif dan penyuluhan tentang gizi yang tepat menjadi bagian penting dari keberhasilan program ini.
Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kesehatan balita dan ibu hamil, terus menjadi prioritas dalam upaya pembangunan kesehatan di Kabupaten Kudus. Diharapkan, melalui PMT Swakelola ini, akan terjadi perubahan positif yang signifikan dalam penanggulangan masalah gizi buruk pada kelompok yang rentan di wilayah tersebut.


Beri Komentar